Kenikmatan bertani


Kenikmatan bertani

Saya bukan petani , bukan ahli tani , bahkan profesi saya tukang gambar dan blogger , tapi mungkin karena saya anak petani tulen maka dalam hati kecil saya ada kerinduan dan ikatan dengan aktifitas bertani ... mungkin ya , atau mungkin saja bukan hanya anak petani saja yang punya pikiran itu , artinya sebenarnya dalam bertanipun sebenarnya ada keasyikannya sendiri , ada kenikmatanya sendiri .. kerinduan ini selalu tertutupi saat suasana yang memang kurang mendukung , di samping tidak ada lahan yang cukup fisikku yang bisa di bilang cungkring ,kerinduan ini selalu saja hanya jadi obrolan sesama anak petani yang tidak bertani , namun setelah menjalani kehidupan yang nyata dan mengalami jalan pikiran dari berbagai sudut pandang ,saya sedikit menyimpulkan "bertani itu punya banyak efek positif" terutama dari sudut pandang yang bukan petani .. kita bisa mendatangkan energi positif dari hobi baru ini .

Kita bisa berinteraksi langsung dengan alam , kita bisa berkomunikasi dengan bau tanah dan alam yang alami , kita bisa berolah raga yang benar-benar natural .. fresh dan memorable kalo saya pikir , karena apapun yang kita lakukan saat di hayati dan di sadari akan benar-benar bermakna bagi jiwa raga kita .setidaknya itulah jalan pikiran saya siang ini sebelum akhirnya saya mulai mengayunkan cangkul di lahan seluas 1x2 meter di depan markas saya ... kayak guyonan , tapi memang tidak apa-apa , apa susahnya mengayunkan cangkul tanpa banyak pertimbangan , mendengarkan bisikan angin tentang semilir sejarah .. merasakan benturan cangkul membangunkan tanah .. dan bercakap-cakap dengan awan yang melewati langit atas kepala ... its beautiful time ,dan tak terasa lahan seluas 2 meter itu sudah selesai di cangkul , mau di tanami apa ?


Beberapa perdebatanpun muncul saat yang ada hanya bibit lombok di belakang rumah dan daun katu si sekitar rumah , naluri ilmuwan teoritis yang biasa saya juluki sendiri dalam dirikupun menuntut untuk memikirkan hal ini , bertani juga perlu di simulasi , namun nanti dulu ,nanti malam sambil bekerja menggambar ini bisa sambil di renungkan karena memang karakterku suka memikirkan hal-hal menarik seperti ini , daripada spaneng (tegang) dengan kenyataan ada kalanya kita perlu memikirkan sesuatu yang berbeda begini , sesuatu yang timbul murni dari dalam diri kita ini untuk memupuk originalitas berpikir kita , karena kadang yang kita pikirkan ini ternyata bukan hasil pikiran kita sendiri.. aneh kan ? Saya meyakini itu dengan beberapa pertimbangan yang saya dapatkan dari proses hidup saya , namun dengan tema seorang blogger dan seniman yang bertani ini mendatangkan rasa baru di hari minggu ini , hari yang biasanya di gunakan untuk beribur .

2 comments:

  1. Bertani, naluri kita sebagai wong gunung yang ibaratnya sejak lahir kita sudah 'bau tanah'

    ReplyDelete
  2. aroma tanah memang ngangeni :)

    ReplyDelete